1. Paedocypris Progenetica, Ikan.
Ikan yang sangat kecil dengan panjang 7,9 milimeter (mm) ini adalah asli Indonesia yang ditemukan di Sumatera. Ia memiliki tubuh transparan dan sangat rapuh, mungkin inilah sebabnya mereka sedang dalam ancaman kepunahan. Terlebih karena habitat mereka yang digunakan untuk perkebunan dan rawa gambut. Ikan ini adalah ikan terkecil di dunia.
2. Wolfi, Gurita
Octopus Wolfi adalah spesies gurita paling kecil di dunia. Telah ditemukan sejak tahun 1913 dan langsung diklasifikasikan pada tahun itu juga (proses klasifikasi ini sendiri tidaklah mudah dan dapat memakan waktu bertahun-tahun). Dengan panjang hanya 1,5 cm (centimeter), ia dapat diletakkan di satu jari Anda. Ditemukan di Samudera Indo-Pasifik.
3. Brookesia Micra, Bunglon.
Dapat ditemukan di Madagascar, yang juga pastinya merupakan bunglon terkecil di dunia. Ditemukan tahun lalu, tepatnya pada tanggal 14 Februari 2012. Panjangnya dapat mencapai 29 mm (milimeter). Tentu saja dengan ukuran kecil, terlebih lagi merupakan bunglon ia sangat sulit ditemukan dan jika ingin mencarinya lebih baik dilakukan malam hari pada saat ia tidur di cabang pohon.
4. Speckled Padloper, Kura-kura.
Merupakan hewan asli Afrika Selatan dan kura-kura terkecil di dunia. Hewan ini sering menjadi hewan peliharaan manusia. Sayangnya, mereka dalam ancaman akan kepunahan karena perburuan, lalu lintas dan hewan domestik seperti anjing atau babi. Kura-kura ini dapat dibedakan dengan bintik-bintik pada cangkang dan lima jarinya pada kaki depan, tidak seperti kura-kura lainnya yang berjari empat.
5. Kitti Hog-nosed, Kelelawar.
Dikenal juga sebagai bumblebee bat, merupakan hewan yang juga berada dalam ancaman kepunahan dan merupakan kelelawar terkecil di dunia, bahkan diperdebatkan sebagai mamalia terkecil di dunia. Seperti kebanyakan kelelawar, mereka hidup di goa dengan rata-rata 100 individual setiap goa-nya, tetapi juga dapat mencapi hingga 500 ekor. Mereka dapat ditemukan di Thailand.

0 komentar:
Posting Komentar