Links

widget

Selasa, 04 Desember 2012

SISTEM BASIS DATA [Rangkuman Tugas Wawancara]

                         KELOMPOK SISTEM BASIS DATA

Nama Anggota       :
Aditya Nurahman (10110202)
Cornelius Hendrick Septyawan (11110629)
Dipo Sumar Prabowo (12110095)
Gendian Barran Permana (12110971)
Herul Fitman Hermawan (13110293)
Slamet Raharjo (16110630)
                                
Kelas       :       3KA11


UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
JURUSAN SISTEM INFORMASI
2012





Pada apotek yang berlokasi di Citayem menggunakan sistem basis data dengan software Visual Pro9.0 , dimana pada Visual Pro9.0 yang digunakan oleh apotek ini menggandung record-record dan field-field sebagai berikut:



dimana kode barang/ KD_barang menjadi primary key-nya dan kode langganan,kode supplier/KD_langganan,KD_supplier menjadi alt-key.

Sekilas tampilan software Visual Pro9.0 yang digunakan apotek citama:

Jadi sistem basis data yang digunakan oleh apotek yang berlokasi dic Citayem berupa software Visual Pro9.0, memudahkan
kinerja dari apotek tersebut untuk menginput pendataan berupa record-record penjualan,pembelian,data supplier,data pelanggan dan data barang.
tanpa harus membuat pembukuan/cara lama. dengan adanya sistem basis data ini dapet menghemat waktu dan tenaga dengan resiko keamanan yang relatif kecil.
serta penggunaan software yang cukup mudah dikuasai [menurut hasil wawancara pada karyawan, seputar tingkat kesulitan penggunaan software tersebut].


Kamis, 27 September 2012

Masalah Launcer self update terus2an

download IDGS.exe yang baru buat jalanin hon yang eror (self update terus-menerus) di web ini..http://www.cingka.com/forum/index.php/topic,61.0.html 

Sabtu, 23 Juni 2012

Manfaat Olahraga Bagi Otak


Aktivitas fisik/olahraga dapat membantu menurunkan berta badan, karena dapat membakar banyak kalori. Banyaknya kalori yang dibakar tergantung dari frekuensi, durasi, dan intensitas latiahan yang dilakukan. Selain penurunan berat badan, olahraga juga dapat bermanfaat bagi otak kita. Daniel Landers, professor pendidikan olahraga dari Amazon State University, mengungkapkan bahwa ada lima manfaat olah raga bagi otak kita. Kelima manfaat tersebut yaitu;
  1. Meningkatkan konsentrasi, kreativitas dan kesehatan mental. Hal ini disebabkan karena olahraga dapat meningkatkan jumlah oksigen dalam darah dan mempercepat aliran darah menuju otak.
  2. Membantu menunda proses penuaan. Hal ini dibuktikan Schweer (2008) dalam penelitiannya yang menyebutkan bahwa olahraga dapat menunda proses penuaan.
  3. Memperbaiki kepercayaan diri. Cedric Bryan, Ph.d, kepala bagian fisiologi olahraga American Council of Execise (ACE) menyatakan bahwa olahraga teratur juga membantu seseorang memiliki percaya diri yang lebih baik.
  4. Mengurangi stres. Olahraga dapat meningkatkan kemampuan jantung lebih cepat mengatasi stres. Untuk orang yang menderita depresi ringan dan sedang, olahraga sedikitnya 16 minggu bisa menimbulkan efek samping yang sama dengan menelan obat antidepresi.
  5. Meningkatkan hormon untuk daya tahan tubuh. Olahraga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, meski dilakukan dalam waktu yang singkat namun intensif. Aktivitas ini bisa meningkatkan hormon-hormon yang baik dalam otak seperti adrenalin, serotonin, dopamin, dan endorfin. Hormon ini berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh.

Bahaya Rokok


1. Penyakit jantung
Rokok menimbulkan aterosklerosis atau terjadi pengerasan pada pembuluh darah. Kondisi ini merupakan penumpukan zat lemak di arteri, lemak dan plak memblok aliran darah dan membuat penyempitan pembuluh darah. Hal ini menyebabkan penyakit jantung.

Jantung harus bekerja lebih keras dan tekanan ekstra dapat menyebabkan angina atau nyeri dada. Jika satu arteri atau lebih menjadi benar-benar terblokir, serangan jantung bisa terjadi.

Semakin banyak rokok yang dihisap dan semakin lama seseorang merokok, semakin besar kesempatannya mengembangkan penyakit jantung atau menderita serangan jantung atau stroke.

2. Penyakit paru
Risiko terkena pneumonia, emfisema dan bronkitis kronis meningkat karena merokok. Penyakit ini sering disebut sebagai penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Penyakit paru-paru ini dapat berlangsung dan bertambah buruk dari waktu ke waktu sampai orang tersebut akhirnya meninggal karena kondisi tersebut. Orang-orang berumur 40 tahun bisa mendapatkan emfisema atau bronkitis, tapi gejala biasanya akan*jauh lebih buruk di kemudian hari, menurut American Cancer Society.

3. Kanker paru dan kanker lainnya
Kanker paru2 sudah lama dikaitkan dg bahaya rokok, yang juga dapat menyebabkan terhadap kanker lain seperti dari mulut, kotak suara atau laring, tenggorokan dan kerongkongan. Merokok juga dikaitkan dengan kanker ginjal, kandung kemih, perut pankreas, leher rahim dan kanker darah (leukemia).

4. Diabetes
Merokok meningkatkan resiko terjadinya diabetes, menurut Cleveland Clinic. Rokok juga bisa naik menyebabkan komplikasi dari diabetes, seperti penyakit mata, penyakit jantung, stroke, penyakit pembuluh darah, penyakit ginjal dan masalah kaki.

5. Impotensi
Rokok merupakan faktor resiko utama untuk penyakit pembuluh darah perifer, yang mempersempit pembuluh darah yang membawa darah ke seluruh bagian tubuh. Pembuluh darah ke p3nis kemungkinan juga akan terpengaruh karena merupakan pembuluh darah yg kecil & dapat mengakibatkan disfungsi ereksi/impoten.

6. Menimbulkan Kebutaan
Seorang yang merokok menimbulkan meningkatnya resiko degenerasi makula yaitu penyebab kebutaan yang dialami orang tua. Dalam setudi yg diterbitkan dalam 'Archives of Ophthalmology' pada tahun 2007 menemukan yaitu orang merokok empat kali lebih mungkin dibanding orang yang bukan perokok untuk mengembangkan degenerasi makula, yg merusak makula, pusat retina, dan menghancurkan penglihatan sentral tajam.

7. Penyakit mulut
Penyakit mulut yang disebabkan oleh rokok antara lain kanker mulut, kanker leher, penyakit gigi, penyakit pada gigi dan nafas.

Itulah bahaya rokok / bahaya merokok secara umum, dan masih banyak lagi penyakit lainnya yang mengerikan akibat yang ditimbulkan merokok, rokok ini juga membahayakan orang sekitar yang meskipun orang itu tidak merokok tetapi sering di area kawasan orang perokok atau dinamakan sebagai perokok pasif! Kondisi perokok pasif inh malah lebih parah ketimbang dibandingkan dengan perokok aktif jadi saranBikin Betah anda sebagai tidak merokok lebih baik sedikit menjauh bila ada teman/lingkungan yg sedang aktif merokok.

Bahaya Tidur Terlalu Malam Bangun Terlalu Siang

PENEMUAN TERBARU MENGENAI KANKER HATI
Penemuan terbaru mengenai kanker hati! Jangan Tidur Terlalu Malam ! Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 Tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati(SGOT, SGPT) ,tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm!!. Selama ini hampir semua orang sangat tergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index). Mereka menganggap bila pemeriksaan hasil index yang normal berarti semua OK.
Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter specialis, benar benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar. Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan.
Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bias memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.
Saat ini ada pasien dokter Hsu yang mengeluh bahwa selama satu bulan terakhir sering mengalami sakit perut dan berat badannya turun sangat banyak.. Setelah dilakukan pemeriksaan supersound baru diketemukan adanya kanker hati yang sangat besar, hamper 80% dari livernya(hati) sudah termakan habis. Pasien sangat terperanjat, “ Bagaimana mungkin ?
Tahun lalu baru melakukan medical check-up dan hasilnya semua normal. Bagaimana mungkin hanya dalam waktu 1 tahun yang relative singkat dapat tumbuh kanker hati yang demikian besar?” Ternyata check-up yang dilakukan hanya memeriksa fungsi hati. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan “ normal “. Pemeriksaan fungsi hati adalah salah satu item pemeriksaan hati yang paling dikenal oleh masyarakat. Tetapi item ini pula yang paling banyak disalahpahami oleh masyarakat kita ( Taiwan ). Pada umumnya orang beranggapan bahwa bila hasil index pemeriksaan fungsi hati menunjukkan angka normal berarti tidak ada masalah dengan hati. Tetapi pandangan ini mengakibatkan munculnya kisah-kisah sedih karena hilangnya kesempatan mendeteksi kanker sejak stadium awal.
Dokter Hsu mengatakan, SGOT dan SGPT adalah enzim yang paling banyak ditemui didalam sel-sel hati. Bila terjadi radang hati atau karena satu atau sebab lain sehingga sel-sel hati mati, maka SGOT dan SGPT akan lari ke luar. Hal ini menyebabkan kandungan SGOT dan SGPT didalam darah meningkat. Tetapi tidak adanya peningkatan angka SGOT dan SGPT bukan berarti tidak terjadi pengerasan hati atau tidak adanya kanker hati. Bagi banyak para penderita radang hati , meski kondisi radang hati mereka telah berhenti, tetapi didalam hati(liver) mereka telah terbentuk serat-serat dan pengerasan hati. Dengan terbentuknya pengerasan hati, maka akan mudah sekali untuk timbul kanker hati. Selain itu, pada stadium awal kanker hati, index hati juga tidak akan mengalami kenaikan. Karena pada masa-masa pertumbuhan kanker, hanya sel-sel di sekitarnya yang diserang sehingga rusak dan mati. Karena kerusakan ini hanya secara skala kecil maka angka SGOT dan SGPT mungkin masih dalam batas normal, katakanlah naik pun tidak akan terjadi kenaikan tinggi. Tetapi oleh karena banyak orang yang tidak mengerti akan hal ini sehingga berakibat terjadilah banyak kisah sedih.
Penyebab utama kerusakan hati adalah :
1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama.
2. Tidak buang pada pagi hari..
3. Pola makan yang terlalu berlebihan
4. Tidak makan pagi.
5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.
6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet,zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan..
7. Minyak goreng yang tidak sehat. Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goring saat menggoreng makanan, hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil.
8. Mengkonsumsi masakan mentah atau dimasak matang 3-5 bagian. Masakan yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan. Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makan sehari – hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan “jadwalnya “.
Sebab :
Malam hari pk 21.00 – 23.00 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun( de-toxin) dibagian system antibody (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negative untuk kesehatan.
Malam hari pk 23.00 – dini hari 01.00 : saat proses de-toxin dibagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.
Dini hari 01.00 - 03.00 : proses de-toxin dibagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur pulas.
Dini hari 03.00 – 05.00 : de-toxin dibagian paru-paru, sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selam durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernapasan, maka tidak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.
Pagi pk 05.00 – 07.00 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air besar.
Pagi pk 07.00 – 09.00 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 06.30. Makan pagi sebelum pk 07.30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap mengubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat yang tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itulah, Tidurlah Nyenyak dan Jangan Begadang.

Bahaya Sering Minum Kopi

* Delapan puluh persen orang dewasa di dunia minum kopi sedikitnya sekali sehari.
* Kafein yang terkandung didalam kopi adalah zat kimia yang berasal dari tanaman yang dapat menstimulasi otak dan sistem saraf. Kafein tergolong jenis alkaloid yang juga dikenal sebagai trimetilsantin. Selain pada kopi, kafein juga banyak ditemukan dalam minuman teh, cola, coklat, minuman berenergi (energy drink), cokelat, maupun obat-obatan.
* Kafein membantu Anda untuk bisa berpikir lebih cepat. Cobalah mengkonsumsi kopi atau teh 15 menit atau 30 menit sebelum Anda melakukan wawancara pekerjaan atau memberikan presentasi pada atasan. Hasilnya mungkin akan cukup lumayan, karena kafein yang terdapat pada kopi atau teh terbukti mampu memberikan ’sinyal’ pada otak untuk lebih cepat merespon dan dengan tangkas mengolah memori pada otak.
* Kafein mencegah gigi berlubang. Cobalah untuk meminum secangkir kopi hangat atau teh hangat sesaat setelah Anda mengkonsumsi cookies, cake coklat yang lezat, permen rasa buah atau sepotong roti manis. Joe Vinson, Ph.D., dari University of Scranton menjelaskan bahwa kafein yang terdapat dalam minuman ini ternyata sangat tangguh memberantas bakteri penyebab gigi berlubang.
* Kafein mengurangi derita sakit kepala. Penelitian menemukan kafein yang terdapat dalam kopi atau teh (dalam jumlah tertentu) sanggup menolong mengobati sakit kepala. Menurut Seimur Diamond, M.D., dari Chicago’s Diamond Headache Clinic. Penderita migrain dalam kategori ringan dapat disembuhkan dengan secangkir kopi pekat atau secangkir black tea. Jadi, sebelum mengkonsumsi obat cobalah dulu sembuhkan sakit kepala Anda dengan minuman berkafein.
* Kafein bisa melegakan napas penderita asma dengan cara melebarkan saluran bronkial yang menghubungkan kerongkongan dengan paru.
* Kafein dapat membuat badan tidak cepat lelah, bisa melakukan aktifitas fisik lebih lama, di perkirakan karena kafein membuat “bahan bakar” yang dipakai otot lebih lama.
* Kafein bisa meningkatkan rasa riang, membuat kita merasa lebih segar dan energik.
* Perempuan yang minum dua cangkir kopi atau lebih per hari dapat mengurangi risiko terkena pengeroposan tulang (osteoporosis).
* Kopi dapat meningkatkan penampilan mental dan memori karena kopi dapat merangsang banyak daerah dalam otak yang dapat mengatur tetap terjaga, rangsangan, mood dan konsentrasi. Penelitian di Universitas Arizona ditemukan bahwa orang dewasa yang minum kopi sebelum test memori menunjukkan perkembangan yang signifikan dibanding mereka yang minum kopi tanpa kafein.
* Kafein dapat menangkal radikal bebas dan menghancurkan molekul yang dapat merusak sel DNA.
* Kafein juga melindungi jantung dan kanker.
* Untuk mengurangi risiko pengidapan diabetes mulailah meminum kopi. Seseorang yang minum kopi lebih dari enam cangkir sehari berisiko rendah terserang diabetes dibanding dengan orang yang tidak minum kopi sama sekali. Demikian simpulan sebuah riset skala besar yang dilakukan pada 80 ribu orang selama 18 tahun di AS.
* Parkinson jarang ditemukan pada orang yang minum kopi secara teratur. Sebuah riset menyimpulkan penyakit ini justru ditemukan pada pria yang tidak minum kopi tiga kali lebih banyak daripada pria penikmat kopi.
* Minum kopi membuat sperma “berenang” lebih cepat dan mampu meningkatkan kesuburan pria. Hal ini diumumkan para ilmuwan Brasil dalam pertemuan “American Society for Reproductive Medicine” di San Antonio, dimana pembicaraan utama berkisar pada efek obat-obatan terhadap kesuburankaum adam.

Bahaya kopi :
* Terlalu banyak minum kopi tidak baik untuk kesehatan. Penyebabnya kebanyakan karena kafein yg terkandung dalam kopi. Sebenernya bukan hanya kopi yg mengandung kafein, dengan kadar yang berbeda-beda ada beberapa minuman lain seperti teh dan minuman bersoda. Rata2 kadar kafein dalam secangkir kopi 80-125 mg, teh 9-40 mg, dan 1 kaleng minuman bersoda 20-50 mg. Kopi lah yang paling tinggi kadar kafeinnya. Melalui penelitian, ditetapkan bahwa kadar kafein yg aman adalah 150 mg dalam sehari. Sedangkan dapat mengganggu kesehatan bila dkonsumsi lebih dari 500 mg kafein perhari.

* Kafein dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, dari mulai meningkatkan stress, memicu serangan jantung dan peningkatan tekanan darah, gangguan pencernaan bahkan kemandulan pada pria. Ternyata mengonsumsi kafein terlalu banyak diperkirakan dapat menyebabkan kemandulan pada pria karena dapat menurunkan jumlah sperma ataupun merusaknya. * Tidak hanya pria, wanita juga perlu waspada karena minum dua cangkir kopi atau lebih per harinya dapat meningkatkan risiko terkena pengeroposan tulang atau osteoporosis. Hasil penelitian lain juga menyebutkan bahwa bila ibu hamil yang terlalu banyak minum kopi, bayinya mempunyai risiko tinggi terkena epilepsi. * Kafein juga merupakan salah satu penyebab utama sakit kepala. Juga tidak ketinggalan dampak pada kesehatan gigi dan mulut, konsumsi kopi bisa menyebabkan timbulnya bau mulut dan dalam jangka waktu yg lama bisa merubah warna gigi (staining).

Jenis-jenis vitamin dan kegunaannya


Vitamin adalah suatu zat senyawa kompleks yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita yang berfungsi untuk mambantu pengaturan atau proses kegiatan tubuh. Tanpa vitamin manusia, hewan dan makhluk hidup lainnya tidak akan dapat melakukan aktifitas hidup dan kekurangan vitamin dapat menyebabkan memperbesar peluang terkena penyakit pada tubuh kita.
Vitamin berdasarkan kelarutannya di dalam air :
- Vitamin yang larut di dalam air : Vitamin B dan Vitamin C.
- Vitamin yang tidak larut di dalam air : Vitamin A, D, E, dan K atau
disingkat vitamin ADEK.

1. Vitamin A

- Sumber Vitamin A = Susu, ikan, sayuran berwarna hijau dan kuning, hati, buah-buahan warna merah dan kuning (cabe merah, wortel, pisang, pepaya, dan lain-lain).
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin A = rabun senja, katarak, infeksi saluran pernapasan, menurunnya daya tahan tubuh, kulit yang tidak sehat, dan lain-lain.

2. Vitamin B1

- Sumber yang mengandung vitamin B1 = Gandum, daging, susu, kacang hijau, ragi, beras, telur, dan sebagainya.
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B1 = kulit kering/kusik/busik, kulit bersisik, daya tahan tubuh berkurang.

3. Vitamin B2

- Sumber yang mengandung vitamin B2 = Sayur-sayuran segar, kacang kedelai, kuning telur, susu, dan banyak lagi lainnya.
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B2 = turunnya daya tahan tubuh, kilit kering bersisik, mulut kering, bibir pecah-pecah, sariawan, dan sebagainya.

4. Vitamin B3

- Sumber yang mengandung vitamin B3 = Buah-buahan, gandum, ragi, hati, ikan, ginjal, kentang manis, daging unggas dan sebagainya.
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B3 = terganggunya sistem pencernaan, otot mudah keram dan kejang, insomnia, bedan lemas, mudah muntah dan mual-mual, dan lain-lain

5. Vitamin B5

- Sumber yang mengandung vitamin B5 = Daging, susu, sayur mayur hijau, ginjal, hati, kacang ijo, dan banyak lagi yang lain.
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B5 = otot mudah menjadi kram, sulit tidur, kulit pecah-pecah dan bersisik, dan lain-lain.

6. Vitamin B6

- Sumber yang mengandung vitamin B6 = Kacang-kacangan, jagung, beras, hati, ikan, beras tumbuk, ragi, daging, dan lain-lain.
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B6 = pelagra alias kulit pecah-pecah, keram pada otot, insomnia atau sulit tidur, dan banyak lagi lainnya.

7. Vitamin B12

- Sumber yang mengandung vitamin B12 = Telur, hati, daging, dan lainnya.
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B12 = Kurang darah atau anemia, gampang capek/lelah/lesu/lemes/lemas, penyakit pada kulit, dan sebagainya.

8. Vitamin C

- Sumber yang mengandung vitamin C = Jambu klutuk atau jambu batu, jeruk, tomat, nanas, sayur segar, dan lain sebagainya.
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin C = Mudah infeksi pada luka, gusi berdarah, rasa nyeri pada persendian, dan lain-lain

9. Vitamin D

- Sumber yang mengandung vitamin D = Minyak ikan, susu, telur, keju, dan lain-lain.
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin D = Gigi akan lebih mudah rusak, otok bisa mengalami kejang-kejang, pertumbuhan tulang tidak normal yang biasanya betis kaki akan membentuk huruf O atau X.

10. Vitamin E

- Sumber yang mengandung vitamin E = Ikan, ayam, kuning telur, kecambah, ragi, minyak tumbuh-tumbuhan, havermut, dsb.
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin E = Bisa mandul baik pria maupun wanita, gangguan syaraf dan otot, dll.

11. Vitamin K

- Sumber yang mengandung vitamin K = Susu, kuning telur, sayuran segar, dll.
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin K = Darah sulit membeku bila terluka/berdarah/luka/pendarahan, pendarahan di dalam tubuh, dan sebagainya.

Tips Menjaga Anak-anak dari Bahaya Internet

Berikut 9 tips menjaga dan melindungi anak-anak dari bahaya internet:

  1. Masuklah ke dunia online mereka 
    Keterlibatan orang tua di kehidupan online anak-anak sangat penting apalagi mengingat anak-anak kini akrab dengan internet. Selayaknya Anda mengenal lingkup gerak mereka, pastikan juga Anda mengenal ‘taman bermain’ mereka yang lain. Pastikan mereka berselancar di dunia maya dengan aman.

  2. Buatlah aturan 
    Kebebasan yang tak ada batasnya dalam kegiatan online akan membawa dampak buruk bagi anak-anak. Akan lebih baik jika Anda membuat aturan mengenai lamanya waktu online dan situs-situs apa saja yang boleh atau tidak boleh mereka kunjungi. Anda bisa membicarakannya dulu dengan mereka, termasuk membicarakan mengenai konsekuensi jika mereka melanggar aturan tersebut. Pasang aturan itu di dekat komputer agar mereka selalu ingat.

  3. Ajarkan mereka untuk melindungi privasi 
    Anak-anak tidak sepenuhnya sadar mengenai konsekuensi mengumbar informasi-informasi pribadi. Nah, tugas Anda adalah untuk membuat anak-anak tahu mengenai sejumlah tindakan seperti:

    • Jangan pernah memberikan nama, nomer telepon, alamat email, alamat rumah, sekolah atau foto tanpa ijin Anda

    • Jangan pernah membuka email dari orang yang tidak dikenal

    • Jangan merespon pesan yang mengganggu

    • Jangan bertemu dengan orang yang dikenal melalui internet

  4. Jangan abaikan lokasi 
    Alih-alih membiarkan anak Anda memakai komputer di kamar pribadi, tempatkanlah komputer di tempat umum. Hal ini akan memudahkan Anda untuk memonitor penggunaannya.

  5. Jadilah Sahabatnya 
    Anjurkan anak Anda untuk memberitahu Anda jika mereka menjumpai hal-hal yang membuatnya tak nyaman. Yakinkan dia bahwa Anda tidak akan berlebihan, menyalahkannya atau melarangnya berinternet ria.

  6. Bekerjasama dengan ISP 
    Jika memungkinkan, bekerjasamalah dengan penyedia layanan internet (ISP) Anda. Biasanya mereka memiliki parental control gratis yang bisa membatasi pengaksesan anak-anak ke situs-situs tertentu. Softwaresoftware parental control juga banyak tersedia di internet secara gratis.

  7. Maksimalkan browser Anda 
    Apabila ISP Anda tidak memiliki kemampuan di atas, Anda masih memiliki opsi aman dalam berinternet di browser Anda. Misalnya jika Anda memakai internet explorer, program content advisor bisa Anda jumpai di tools Ã  internet optionsàcontent. Ia akan menyaring bahasa, seks dan kekerasan yang ada di internet.

  8. Setting mesin pencari anda 
    Mesin pencari (search engine) seperti google menawarkan penyaringan yang bisa diklik di preferences/safesearch filtering. Saat ia diaktifkan, ia mampu memblokir situs yang memuat konten seksual.

  9. Kenali situs yang aman untuk usianya 
    Anda bisa mencari situs-situs yang cocok untuk usia anak Anda dengan konten yang bervariasi seperti tentang film, musik, sejarah, ilmu pengetahuan, dan lain-lain.

Demikian 9 tips menjaga dan melindungi anak-anak dari bahaya dan pengaruh negatif internet yang bisa para orang tua terapkan. Semoga dengan melakukan langkah-langkah yang baik dan tepat kita dapat mengambil segala kebaikan dari internet dan menghindari segala keburukannya. Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.

Cara Menghilangkan Rasa Bosan

Cara Menghilangkan Rasa Bosan - Ketika kita menghadapi saat yang membosankan tanpa gairah untuk melanjutkan hidup kita butuh sesuatu yang dapat menumbuhkan semangat hidup. Rasa bosan dan bete yang berkepanjangan bisa membuat orang stress dan mudah putus asa bahkan bisa berujung pada bunuh diri yang terkutuk. Tanpa gairah hidup kita akan hidup dalam kehampaan seperti zombie . Baik rasa bosan parah maupun ringan inilah cara mengatasi, mengurangi dan menghilangkannya.



1. Kembali Ke Tujuan Hidup Kita

Apa sih tujuan hidup kita? Selain mengejar cita-cita dan impian kita, juga ada yang namanya mengabdi kepada Tuhan. Tujuan kita hidup di dunia hanya untuk beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjalankan perintah dan menjauhi larangan-laranganNya karena tujuan agama kita adalah untuk membuat kita bahagia baik ketika hidup di dunia maupun setelah meninggal dunia. Selaraskan cita-cita dan impian kita dengan agama yang kita anut.

2. Sibukkan Diri Dengan Hobi

Ingat-ingat kembali hobi apa saja yang kita sukai, kemudian coba untuk kembali melakukan hobi tersebut sehingga dapat membuat kita terhanyut dan akhirnya dapat melupakan segala masalah yang membuat kita jadi bt dan bosan. Lakukan hanya hobi-hobi yang positif sehingga tidak menimbulkan masalah baru yang dapat membuat kita tambah bosan dan bt.

3. Berkumpul Dengan Teman-Teman

Berkumpulah dengan teman-teman dekat kita yang bisa bercanda dan membuat kita tertawa lepas. Selain itu jika kita punya masalah yang tidak dapat kita pecahkan sendiri sebaiknya sampaikan ke teman baik kita sebagai curhat. Dengan curhat, beban kita akan sedikit lebih ringan dan mungkin saja bisa mendapatkan masukan dan saran yang membangun untuk membantu memecahkan persoalan yang sedang kita hadapi.

4. Menemukan Cinta Sejati

Cinta itu buta, sehingga ketika kita sudah mencintai sesuatu atau mencintai seseorang kita bisa lupa dengan yang lainnya. Dengan cinta kita akan menjadi bertambah semangat untuk menjalani hidup ini sehingga tidak merasa bete dan bosan lagi. Akan tetapi upayakan sekuat tenaga jangan sampai rasa cinta itu berubah menjadi patah hati, kekecewaan, amarah, stress, depresi, putus asa, dan lain sebagainya.

5. Menjadi Orang Baik (Jagoan, bukan berarti sok jagoan)

Untuk meningkatkan arti hidup ini jadikanlah diri kita sebagai jagoan yang diharapkan sebagai satu-satunya orang yang mampu untuk membawa dunia ini dalam kesejahteraan dan kedamaian abagi. Dengan demikian kita akan terus berupaya untuk melakukan yang terbaik bagi sesama dan melawan kejahatan dengan cara-cara yang cerdas dan keren. Tirulah semangat para superhero yang tidak mudah patah arang (putus asa) dalam membela kebajikan dan memberantas kejahatan di muka bumi ini.

Sumber: kaskus.co.id

PDRB Jawa Timur


Kelompok:
Dipo Sumar Prabowo
Banu Satria Imam Angara
Ramzi Wahid




 Pendahuluan 
Salah satu sasaran pembangunan nasional  adalah tercapainya tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi dan  berkesinambungan (BPS, 2007). Apabila kita ingin mengetahui pertumbuhan ekonomi yang 
terjadi di suatu wilayah, indikator umum yang dapat digunakan adalah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Selama ini perhitungan nilai PDRB yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) adalah PDRB 
dengan pendekatan produksi yang dibentuk dari sembilan sektor atau lapangan usaha, yaitu: 
(1) Pertanian, 
(2) Pertambangan dan Penggalian,
 (3) Industri Pengolahan, 
(4) Listrik, Gas dan Air Bersih, 
(5) Konstruksi/Bangunan, 
(6) Perdagangan, Hotel dan Restoran,
 (7) Pengangkutan dan Komunikasi,
 (8) Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan, dan 
(9) Jasa-Jasa. 
 Kesembilan sektor pembentuk PDRB tersebut merupakan faktor-faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah. Persamaan tunggal yang hanya menggambarkan satu pengaruh saja belum   dapat menggambarkan secara tepat hubungan-hubungan variabel yang membangun sembilan sektor dalam PDRB, sehingga hal ini harus diatasi dengan persamaan simultan yang terdiri lebih dari satu persamaan. Penelitian sebelumnya tentang persamaan simultan terhadap data PDRB diantaranya dilakukan oleh Siregar dan Sukwika (2001) tentang pengaruh tenaga kerja terhadap PDRB, Harahap (2002) menyatakan bahwa sektor produksi tersier secara simultan mempunyai pengaruh terhadap PDRB per kapita di kabupaten Langkat, dan Rahutomo (2007) tentang perubahan struktur ekonomi dan faktor-faktor yang mempengaruhi PDRB Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan model dari Bappenas (2006), dimana persamaan ekonometrika untuk model PDRB dipilah ke dalam beberapa blok yaitu blok output dan blok tenaga kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model simultan dari kesuluruhan variabel yang membentuk PDRB Propinsi Jawa Timur tersebut dan faktor-faktor apa saja yang berpengaruh, dengan menggunakan metode ekonometrika sistem persamaan simultan. Data yang digunakan merupakan data  series  mulai tahun 1992 sampai dengan tahun 2007. Penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan wawasan keilmuan dan pengetahuan tentang ekonometrika dengan persamaan simultan.


PDRB Jawa Timur

Hasil deskriptif dari data PDRB Propinsi Jawa Timur atas dasar harga konstan dapat ditampilkan pada gambar 1 sebagai berikut:




Gambar 1 menunjukkan nilai PDRB Propinsi  Jawa Timur telah mengalami pertambahan yang cukup signifikan tiap tahunnya,setelah tahun 2002. Gejala ini menunjukkan jika perekonomian di Propinsi Jawa Timur sudah baik, karena nilai PDRB selalu meningkat setiap tahunnya.


Hasil deskriptif untuk pengeluaran daerah dapat ditampilakan pada gambar 2 sebagai berikut:



Gambar 2 menunjukkan pengeluaran daerah Propinsi Jawa Timur  selalu meningkat dari tahun ke tahun. Faktor yang menyebabkan meningkatnya pengeluaran daerah pada setiap tahunnya adalah karena semakin besar dan banyak kegiatan pemerintah yang disebabkan oleh adanya perkembangan sosial, maka 
mengakibatkan semakin besar pengeluaran pemerintah yang bersangkutanHasil pengolahan deskriptif pada tenaga kerja di sembilan sektor PDRB Timur ditampilkan pada Gambar 3.





Di Propinsi Jawa Timur tenaga kerja terbesar adalah pada sektor pertaniandikarenakan wilayah Jawa Timur sebagian besar masih berupa lahan pertanian, sehingga wajar apabila sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian.




Daftar Pustaka:

BPS, 2002.  Pendapatan Nasional Indonesia 
1998 – 2001. Badan Pusat 
Statistik. Jakarta. 
BPS, 2007.  Jawa Timur dalam Angka Tahun 
2007. Badan Pusat Statistik 
Propinsi Jatim. Surabaya.






Kamis, 19 April 2012

bahaya bahan pengawet pada makanan

Bahaya bahan pengawet yang tak disadari oleh manusia. 
Bahan pengawet makanan adalah bahan yang ditambahkan pada makanan atau minuman untuk mencegah atau menghambat fermentasi, pengasaman atau peruraian lain terhadap makanan yang disebabkan oleh mikrorganisme seperti jamur (fungi), bakteri dan lainnya.
Ada bahan pengawet yang legal karena menurut BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dalam kadar tertentu aman di gunakan sebagai bahan tambahan dalam makanan. ini dapat mengganggu kesehatan tentunya Misalnya: Benzoat, propionat, nitrit, nitrat, sorbat dan sulfit. Namun, jika dikosumsi dalam waktu yang lama, akumulasi bahan tersebut tetap rawan menimbulkan gangguan kesehatan. Terlebih, ada beberapa pengawet yang statusnya masih syubhat seperti nisin dan potasium nitrat. Hal ini terkait dengan media fermentasi dan asal bahannya.

Ada juga bahan pengawet yang dilarang karena berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan seperti: formalin dan borak. Sayangnya kedua bahan di atas masih sering digunakan pada produk-produk home industri seperti tahu, mie, mengawetkan ikan, daging, buah, dan sayuran dengan kadar yang tak terkontrol. Para nelayan misalnya, tidsk sedikit memilih menggunakan formalin dari pada es batu karena faktor murah dan praktis. Buah-buahan di supermarket juga rawan formalin (bahan pengawet).

Padahal formalin atau borak dapat menimbulkan gangguan hati, jantung, pencernaan, kanker dan ginjal dan lainnya. Pada dosis cukup tinggi, pengawet ini bisa mengakibatkan, pusing, mual, dan muntah, mencret, kram perut, kejang, depresi susunan saraf dan gangguan peredaran darah. Dalam dosis kecil, pengawet akan diserap tubuh dan efeknya baru akan dirasa setelah akumulasi (jumlah) pengawet dalam tubuh tinggi. Kadar formalin hingga 60% bisa dikurangi dengan cara meredam dengan air, air leri (perasan beras) atau air garam selama 1 jam. 

RINGKASAN JURNAL TEORI ORGANISASI UMUM 2

Kelompok 6:
- Dipo Sumar Prabowo
-Banu Satria Imam Anggara
-Ramzi Wahid


ANALISIS PENAWARAN DAN PERMINTAAN BERAS DI LUAR JAWA




Penulis: ANDI IRAWAN
Model Persamaan Simultan
24 halaman jurnal


PENDAHULUAN
Pasca penghargaan swasembada, ada kesan di kalangan pengambil kebijakan
masalah pangan khususnya beras dianggap telah tuntas(penghargaan FAO tahun 1984). Namun dikejutkan pada tahun 1989 kita telah mengimpor beras sebesar 464.449 ton bahkan 10 tahun kemudian kita dikejutkan dengan jumlah impor yang sangat spektakuler yakni sebesar 5,8 juta ton di tahun 1998. Hal ini disebabkan karena mulai 1984 di pulau jawa lahan-lahan sawah subur digunakan untuk kepentingan industri dan perumahan. Walaupun selanjutnya ada Keppres No 32 tahun 1992 tentang larangan pengalihan fungsi lahan irigasi teknis di Pulau Jawa, tetapi gagal mencegah proses 
konversi lahan-lahan irigasi di Jawa.



MASALAH
Akibat problem konversi lahan di pulau Jawa, maka potensi produksi gabah hilang sekitar 7,5 ton per tahun. Jika konversi lahan dengan laju yang begitu cepat sampai tahun 2020, maka potensi kehilangan gabah di Jawa sekitar 82 juta ton per tahun, setara dengan pemenuhan kebutuhan beras bagi seratus juta penduduk pulau Jawa tahun 2020, sementara hingga saat ini 63 persen suplai beras nasional masih bersumber dari pulau Jawa.




 DAFTAR PUSTAKA
Colman, D. and T. Young. 1990. Principles of Agricultural Economic Market and Prices
in Less Developed Countries. Cambridge University Press. Cambridge.
Hutauruk, J. 1996. Analisis Dampak Kebijakan Harga Dasar Padi dan Subsidi Pupuk
Terhadap Permintaan dan Penawaran beras di Indonesia. Tesis Magister Sains
Institut Pertanian Bogor.
Intrigator, M.D. 1978. Econometric Models, Techniques and Application. Prentice-Hall
International. New Delhi.
Irawan, A. 1997 (a). Kebijakan Harga dan Keberlanjutan Produksi Padi. Ekonomi dan
Keuangan Indonesia (EKI): 15 (4): 579-586.
--------. 1997(b). Kebijakan Harga dan Keberlanjutan Produksi Padi di luar Jawa.
Kompas 13/2/ 1997.
-------- . 1998. Analisis Respon Penawaran Padi Sawah dan Ladang di Jawa dan Luar
Jawa. Studi Respon Penawaran. Tesis Magister Sains Institut Pertanian Bogor.
--------. 1999. Analisis Respon Penawaran Padi Sawah dan Ladang di Jawa dan Luar
Jawa. Ekonomi dan Keuangan Indonesia (EKI): 17 (1):19-31.
--------. 2000. Perilaku Suplai Padi Indonesia dan Implikasinya terhadap Peningkatan
Produksi dalam Prosiding Perspektif Pembangunan Pertanian dan Kehutanan tahun
2001 ke Depan. ISBN:979-8094-68-9.
Kasyrino, F. 1996. “Arah Pengembangan Agribisnis di Pulau Jawa pada Abad 21”.
Makalah disampaikan dalam Konferensi Nasional Masa Depan Pulau Jawa abad
21. Jakarta 29 - 30 Oktober 1996.
Koutsoyianis, A. 1977. Theory of Econometrics. Second Edition. The MacMillan Press
Ltd. London.
Mulyana, A. 1998. Keragaan Penawaran dan Permintaan Beras Indonesia dan Prospek
Swasembada Menuju Era Perdagangan Bebas Suatu Analisis Simulasi. Disertasi
Doktor Institut Pertanian Bogor.
Dahuri, R dan A. Saefuddin. 1996. Pembangunan Agribisnis Berwawasan
Lingkungan. Makalah disampaikan dalam Forum Komunikasi Tanggapan
Pendidikan Tinggi dalam Bidang Agroindustri Menghadapi Era Pasar Bebas.
Cisarua 8-11 Desember 1996.
Theil, H and A. Zellner. 1962. Three Stages Least Squares; Simultaneous Estimation of
Simultaneous Equation. Econometrica 1:54-80.





HIPOTESIS
Penyusutan lahan di Jawa seperti dikemukakan di atas tak pelak lagi menjadi
kontribusi utama turunnya produksi beras nasional. Di tahun 1998, pemerintah terpaksa
mengimpor beras dalam jumlah yang sangat mengejutkan yakni sebesar 5,8 juta ton.
Sementara itu sentra produksi beras di luar Pulau Jawa sampai sekarang belum juga
mampu menyamai prestasi lahan dan petani di Pulau Jawa, dimana produktivitas padi
sawah dan ladang tahun 1996-2000 di Jawa adalah rata-rata 50,14 kuintal per hektar lebih
tinggi 43% dibanding produktivitas luar Jawa yang rata-rata hanya sebesar 35,05 kuintal
per hektar (Irawan, 2000)






Lahan sawah di Pulau Jawa sendiri tampaknya akan terus bergeser menjadi lahan
untuk industri dan jasa sehingga dalam era selanjutnya kawasan luar Jawa diharapkan
akan menjadi tumpuan harapan untuk berperan besar. Untuk mengetahui apakah
memang kawasan luar Jawa mampu menjadi subtitusi penting sebagai pensuplai beras
nasional dikaitkan dengan kondisi permintaan (konsumsi) beras dan sejumlah kebijakan
perberasan di Indonesia, maka sangat diperlukan informasi tentang perilaku penawaran
dan permintaan beras luar Jawa.
Informasi dari keragaan pasar padi/beras luar Jawa ini diharapkan dapat
memberikan suatu saran kebijakan sehubungan dengan kawasan luar Jawa di masa
mendatang sebagai pendukung ketersedian pangan (beras) nasional




II. VARIABLE YANG DIGUNAKAN


2.1. Fungsi Produksi dan Penawaran Beras
Fungsi produksi padi dapat dirumuskan sebagai berikut:
Qs = q (A, F, L V) …………………(2.1)
Dimana: Qs = Jumlah produksi padi (unit)
A = Luas Areal padi (unit)
F = Jumlah pemakaian pupuk (unit)
L = Jumlah tenaga kerja (unit)
V = Faktor produksi lainnya (unit)

Untuk memaksimumkan produksi padi dibutuhkan biaya tertentu. Perumusan
biaya dalam bentuk anggaran total adalah sebagai berikut:
B = Bo + Pa A + Pf F + Pl*L + Pv*V ………… (2.2)
Dimana:
B = Biaya total (Rp)
Bo = Biaya Peubah (Rp)
Pa = Harga lahan (Rp/unit)
Pf = Harga pupuk (Rp/unit)
Pl = Harga tenaga kerja (Rp/unit)
Pv = Harga faktor produksi lainnya (Rp/unit)



2.2. Fungsi Permintaan
Fungsi permintaan beras diturunkan dari fungsi utilitas konsumen. Fungsi utilitas
dapat dirumuskan sebagai berikut:
U = u(Qd, R) ……………………………………(2.14)
Dimana:
U = Total utilitas dari beras (unit)
Qd = Jumlah beras yang dikonsumsi (unit)
R = Jumlah komoditi lain yang dikonsumsi (unit)

suatu komoditi pada tingkat harga yang berlaku dan tingkat pendapatan tertentu. Dengan
demikian sebagai kendala untuk memaksimumkan fungsi utilitas adalah sebagai berikut:
Y = Pb * Qd + Pr * R ……………………………. (2.15)
Dimana:
Y = Tingkat Pendapatan (Rp)
Pb = Harga beras (Rp/unit)
Pr = Harga komoditi lain (Rp/unit)



2.3. Respon Beda Kala Komoditas Pertanian
Salah satu karakteristik utama produk pertanian adalah tenggang waktu antara menanam dengan memanen (gestation period). Jika   terjadi peningkatan harga beras (gabah) maka tidak segera diikuti oleh peningkatan produktivitas dan areal karena keputusan alokasi sumberdaya telah ditetapkan pada saat sebelumnya, hal ini menurut Tomek dan Robinson (1990) disebut asset fixity (kekakuan aset).

Petani tidak akan dapat segera menyesuaikan
kegiatan produksi mereka sebagai respon setelah adanya stimulus pasar. Hal ini terjadi
karena alasan-alasan sebagai berikut:
1. Secara psikologis, adanya hambatan untuk segera melakukan perubahan karena
telah terbiasa (habit) dengan perilaku lama. Di sini muncul faktor kelembaman
(inersia) dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan. Misalnya saja orang tidak
akan segera meningkatkan konsumsinya begitu terjadi kenaikan pendapatan
mereka karena penyesuaian untuk meningkatkan konsumsi ini memerlukan
waktu. Dalam bidang pertanian kelembaman ini juga terjadi, misalnya jika
terdapat perubahan yang melibatkan adopsi teknologi baru yang secara tradisional
tidak diusahakan.
2. Perlunya penyesuaian parsial karena adanya kendala kelembagaan seperti kuota
produksi dan ketersediaan sarana pendukung berupa kredit usahatani. Jika terjadi
perubahan harga faktor produksi maka petani memerlukan waktu untuk
melakukan subtitusi input dan hal ini membutuhkan tenggang waktu (gestation
period).

3. Adanya kendala kelembagaan seperti adanya kontrak/perjanjian, maka selama
masa kontrak pihak yang terlibat harus mentaatinya, dalam hal pertanian alokasi
sumberdaya baru dapat dilakukan setelah kontrak selesai.




2.4. Model Distribusi Beda Kala
Nerlove (1958) berpendapat tidak mudah menghitung elastisitas penawaran
jangka pendek karena sebenarnya merupakan elastisitas titik sehingga nilainya berubah pada titik yang berbeda. Sedang elastisitas jangka panjang sukar dihitung secara langsung. Ia menawarkan cara baru dengan model distribusi beda kala penyesuaian parsial yang kemudian terbukti dapat menjelaskan fenomena penawaran dengan lebih baik.

Estimasi distribusi beda kala dapat dilakukan dalam tiga kelompok pendekatan
(Nerlove (1958):
1. Metode penaksiran khusus. Merupakan suatu pendekatan dengan tidak
mengemukakan suatu asumsi yang spesifik tentang bentuk distribusinya dengan
cara menghentikan proses model regresi jika koefisien pada peubah beda kala
yang dimasukkan mulai tidak nyata secara statistik atau koefisien regresinya
berubah tanda saat peubah bebasnya ditambah.
2. Dengan mengasumsikan suatu bentuk umum distribusi beda kala dan
mengestimasi parameter yang menegaskan distribusinya dengan tepat. Dalam
kelompok ini ada cara dari Koyck, Friedman, Fisher dan Cagan.
3. Metode penyesuaian parsial dengan mengembangkan suatu model dinamik yang
eksplisit mengenai perilaku produsen, yang antara lain dikembangkan oleh
(Nerlove, 1958). Pendekatan pertama dikritik karena memiliki beberapa
kelemahan seperti tidak adanya petunjuk apriori mengenai panjang maksimum
beda kala, masalah pada derajat bebas; jika peubahnya banyak menyebabkan
derajat bebasnya kecil serta ada kecenderungan multikolinearity yang tinggi.



2.5. Model Penyesuaian Parsial
Model distribusi beda kala penyesuaian parsial yang dikembangkan Nerlove
merupakan model yang populer digunakan dalam studi-studi respon penawaran. Dalam
bentuk yang paling sederhana yaitu model penyesuaian parsial sederhana berderajat satu,
misalnya dalam konteks respon areal padi terhadap harga. Areal panen padi yang
diinginkan (A*
t) dipengaruhi oleh tingkat harga komoditas, maka persamaannya menjadi:
A*t= bo + b1 X t + ut ......... (2.22)
dimana
A*t= areal panen yang diinginkan
X t= harga beras


2.6. Model Respon Penawaran Padi
Model empiris penawaran padi yang digunakan dalam penelitian ini pada
dasarnya menggunakan model penyesuaian parsial Nerlove. Untuk memperoleh dugaan
respon penawaran maka dilakukan pendugaan tak langsung. Ghatak dan Ingersen dalam
Irawan (1999) mengatakan bahwa hubungan antara luas areal panen, produktivitas dan
out put, dalam bentuk yang sederhana adalah output (Q) dispesifikasikan sebagai
perkalian antara luas areal panen (A), produktivitas (Y) dan peubah teknis dan ekonomi
lainnya (Z), sehingga dapat dituliskan sebagai berikut:
Q = A.Y ............(2.26)
Diasumsikan areal panen (A) dan produktivitas (Y) merupakan fungsi dari harga,
sehingga respon terhadap perubahan harga (P) adalah sebagai berikut:
A = A(P,Z...)
Y = Y(P, A, Z, ...)



III. KONTRUKSI MODEL DAN PROSEDUR ANALISIS


3.1. Konstruksi Model
Model dalam studi ini dirumuskan melalui persamaan-persamaan yang terdiri dari peubah-peubah penjelas (explanatory variables) yang digunakan dalam model ekonomi beras luar Jawa ini. Terdapat 10 peubah endogen yang menjelaskan perilaku luas areal panen, produktivitas padi, produksi padi dan beras, impor beras nasional, permintaan beras luar Jawa, perubahan stok luar Jawa, harga padi dan harga beras. Berdasarkan kriteria ekonomi, statistik dan ekonometrika, maka model struktural yang
disajikan dalam studi ini adalah model yang dinyatakan yang paling memuaskan.


3.2. Identifikasi Model
Dalam identifikasi model struktural ada beberapa unsur yang harus diperhatikan
(Koutsoyiannis, 1977) antara lain:
1. Jumlah current endogenous variables dalam model =G
2. Jumlah current endogenous variables yang terdapat pada setiap persamaan =g
3. Jumlah predetermined variables dalam model = K
4. Jumlah predetermined variables yang terdapat pada setiap persamaan = k
Menurut order condition, suatu persamaan dapat diidentifikasikan jika jumlah
peubah yang tercakup dalam persamaan lebih besar atau sama dengan jumlah seluruh
peubah endogen dikurangi satu. Dengan demikian rumus identifikasi model struktural
menurut order condition adalah sebagai berikut:
(G-g) + (K-k) ³ (G-1)


3.3. Motode Pendugaan Model
Jika persamaan dalam model struktural semuanya over identified maka persamaan ini dapat diduga dengan metode LIML (Limited Information Maximum Likelihood), FIML (Full Information Maximum Likelihood), 2SLS (Two Stage Least Squares) atau 3SLS (Three Stage Least Squares). Pemilihan metode di atas disesuaikan dengan tujuan penelitian yaitu untuk mendapatkan koefisien persamaan struktural secara simultan.
Pendugaan parameter secara simultan akan membantu simulasi kebijakan secara tepat dan efisien.


4.1. Areal Panen dan Produktivitas Padi di Luar Jawa
Koefisien determinasi (R2) dari persamaan areal dan produktivitas cukup tinggi yakni masing-masing 0,8597 dan 0,8719. Nilai R2 dari persamaan areal sebesar 0,8597 berarti 85,97 persen dari variasi dari areal panen dapat dijelaskan oleh variasi peubahpeubah penjelasnya. Sedangkan nilai R2 dari persamaan produktivitas sebesar 0,8719. Informasi di atas menunjukkan bahwa yang mempengaruhi perilaku produksi padi
di Luar Jawa adalah harga padi, dimana petani merespon harga yang tinggi dengan meningkatkan produksi padi dengan cara meningkatkan luas areal (ekstensifikasi). Adapun nilai elastisitas luas areal terhadap harga adalah inelastis yakni 0,4725 yang berarti jika harga padi (gabah) naik sebesar 10 persen maka akan meningkatkan arealpadi sebesar 4,725 persen.


4.2. Stok Beras Luar Jawa 
SAMPLING


Keterangan: Huruf dibelakang nilai t-hitung menunjukkan taraf nyata (a) yaitu:
A berarti berbeda nyata dengan nol pada taraf a = 0,01
B berarti berbeda nyata dengan nol pada taraf a = 0,05
C berarti berbeda nyata dengan nol pada taraf a = 0,10
D berarti berbeda nyata dengan nol pada taraf a = 0,15
E berarti berbeda nyata dengan nol pada taraf a = 0,20
Impor nasional juga berpengaruh siknifikan terhadap stok beras luar Jawa pada
taraf a = 0,10. Elastisitas stok beras luar Jawa terhadap impor nasional ini adalah
inelastis baik dalam jangka pendek (0,2248) dan jangka panjang (0,6972). Hal ini
menunjukkan jika impor beras nasional naik sebesar 10 persen maka akan meningkatkan
stok beras luar Jawa sebesar 2,248 persen dalam jangka pendek dan 6,972 dalam jangka
panjang.
Produksi beras luar Jawa juga siknifikan pengaruhnya terhadap stok beras luar
Jawa pada taraf a = 0,05. Adapun nilai elastisitas stok beras luar Jawa terhadap
produksi beras luar Jawa adalah elastis baik dalam jangka pendek (2,66) dan jangka
panjang (8,25) yang menunjukkan jika produksi beras luar Jawa naik sebesar 10 persen
maka akan meningkatkan stok beras luar Jawa sebesar 26,6 persen dalam jangka pendek dan 82,5 persen dalam jangka panjang.


4.3. Impor Beras Nasional
Koefisien determinasi (R2) persamaan impor beras nasional adalah 0,6102 yang berarti 61,02 persen variasi peubah impor beras nasional dapat dijelaskan oleh variasi peubah-peubah penjelasnya. Harga impor berpengaruh siknifikan terhadap impor beras nasional pada taraf
a = 0,15. Adapun nilai elastisitas impor beras nasional terhadap harga impor adalah elastis baik dalam jangka pendek (-1,089) dan jangka panjang (-2,1195). Artinya jika harga impor naik sebesar 1 persen maka akan menurunkan impor sebesar 1,089 persen dalam jangka pendek dan 2,1195 persen dalam jangka panjang.

4.4. Permintaan Beras Luar Jawa
Koefisien determinasi (R2) persamaan permintaan beras luar Jawa adalah 0,9892 yang berarti 98,92 persen variasi peubah permintaan beras luar Jawa dapat dijelaskan oleh variasi peubah-peubah penjelasnya.
Harga beras eceran berpengaruh tidak siknifikan terhadap permintaan beras luar Jawa, namun tanda koefisien harga beras eceran yang negatif telah sesuai dengan yang diharapkan yakni jika harga eceran beras naik maka jumlah beras yang diminta cenderung turun.

4.5. Harga Padi dan Beras
Koefisien determinasi (R2) persamaan harga padi adalah 0,9939 yang berarti 99,39 persen variasi peubah harga padi dapat dijelaskan oleh variasi peubah-peubah penjelasnya. Sedangkan koefisien determinasi (R2) persamaan harga beras adalah 0,9954 menunjukkan 99,54 persen variasi peubah harga beras dapat dijelaskan oleh variasi peubah -peubah penjelasnya.

5.1. Kesimpulan
Dari uraian di atas dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut:
1. Perilaku areal panen padi di luar Jawa ternnyata hanya dipengaruhi oleh harga
padi. Walaupun demikian elastisitas areal panen terhadap harga padi adalah
inelastis. Fenomena ini menunjukkan harga padi akan mendorong petani
meningkatkan produksi padi melalui peningkatan areal (ekstensifikasi), bukan
melalui peningkatan produktivitas (intensifikasi) karena harga padi tidak
siknifikan pengaruhnya terhadap produktivitas padi.
2. Produksi beras luar Jawa tidak siknifikan pengaruhnya terhadap impor
beras menunjukkan produksi beras di luar Jawa belum mampu menjadi
kontributor yang siknifikan dalam mengurangi impor beras nasional. Hal ini
menunjukkan luar Jawa belum berperan besar sebagai pensuplai beras nasional.
3. Permintaan beras di luar Jawa tidak dipengaruhi oleh harga beras tetapi sangat
ditentukan oleh jumlah penduduknya. Hal ini menunjukkan permintaan beras
luar Jawa di masa mendatang akan semakin meningkat sejalan dengan semakin
bertambahnya jumlah penduduk luar Jawa.
4. Harga padi di luar Jawa sangat ditentukan oleh harga dasar namun respon
(elastisitas) harga padi terhadap harga dasar adalah inelastis (kurang dari satu).
5. Harga beras eceran luar Jawa dipengaruhi oleh harga dasar dan harga padi dengan
nilai elastisitas harga beras eceran terhadap harga dasar dan harga padi itu adalah
inelastis.


5.2. Implikasi Kebijakan
Kebijakan yang dapat menolong harga padi di tingkat petani seperti harga dasar
dan subsidi input adalah penting untuk tetap diterapkan untuk memacu produksi beras di
luar Jawa. Hal ini karena harga dasar ini akan mempengaruhi harga padi dan
selanjutnya harga padi akan memacu petani untuk meningkatkan produksi melalui
ekstensifikasi.