Links

widget

Kamis, 23 September 2010

Penyalahgunaan Narkoba dikalangan Pelajar

      Masa remaja adalah masa perubahan dimana seorang anak-anak akan manjadi orang dewasa, tetapi dengan suatu pola pikir yang belum matang. Seorang remaja memiliki rasa ingin tahu dan ingin mencoba yang sangat kuat tentang hal-hal baru.
       Seperti kita ketahui bahwa para Remaja sudah mulai menggunakan obat-obatan terlarang seperti narkoba. Dari hasil penelitian Penyuluh Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)  dengan Puslitkes Universitas Indonesia tahun 2006 hingga 2007, dari 3,2 juta pengguna narkoba di Indonesia, 1,1 juta di antaranya pelajar dan Mahasiswa. [ Sumber: http://www.surya.co.id/2009/04/27/bnn-sebagian-besar-pengguna-narkoba-pelajar.html]. 
   Penyebab seorang remaja manggunakan narkoba :
      -Ingin mencoba-coba
      -Pengaruh/ajakan dari teman sebaya
      -Pengaruh lingkungan
      -Adanya masalah keluarga, seperti: Broken Home
  
    Para remaja yang menggunakan narkoba tidak mengetahui bahaya dari penggunaan zat tersebut, yang mereka ketahui,bila menggunakan zat tersebut mereka seolah-olah lepas dari semua masalah yang mengganggu. Padahal, narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis, karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf  dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal. 
      
      Selain itu narkoba juga berdampak secara fisik dan psikis ;

Dampak Fisik:
1. Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi
2. Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah
3. Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses), alergi, eksim
4. Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, pengerasan jaringan paru-paru
5. Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur
6. Dampak terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual
7. Dampak terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid)
8. Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya
9. Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over Dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian 
 Dampak Psikis:
1. Lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah
2. Hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga
3. Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal
4. Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan
5. Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri
                            [Sumber:http://www.wikimu.com/News/DisplayNewsRemaja.aspx?id=5691]

    Untuk mencegah banyaknya penyalahgunaan Obat-obatan terlarang dikalangan pelajar, perlu diadakan suatu penyuluhan tentang bahaya narkoba disertai juga pembekalan ilmu agama yang cukup.





0 komentar:

Posting Komentar